Tanggal  8 Mei 2011, blog saya diblokir oleh authorize wordpress. Saya bingung, 1000 kali bingung. Dalam pesan teks disebutkan bahwa saya telah melanggar ketentuan syarat dari wordpress yakni violence atau semacamnya sehingga layak atau harus diblokir. Saya tentu tidak terima karena saya memang tidak pernah membuat atau me-link hal-hal yang berbau kekerasan, SARA apalagi yang berbau pornografi.

Dalam salah satu pesan “warning!” yang saya terima, diberikan link protes (atau semacam itu, saya sudah lupa pesan pastinya in English). Ketika saya klik, ada kolom message yang harus saya isi sebagai sarana komunikasi saya dengan wodrpress. Alhasil, sehari beikutnya saya menerima pesan email yang menyebutkan alasan kenapa blog saya diblokir. Sebabnya, karena saya telah mencantumkan iklan yang memang dalam salah satu syarat free blog sangat diharamkan.

Saya harus jujur dengan team WordPress bahwa iklan tersebut semata-mata hanya untuk mensmarakan blog, tidak ada yang lain. Dari detik awal iklan tersebut saya hingga detik akhir diremove (kurang lebih 1 tahun), saya satu sen pun tidak menerima keuntungan-keuntungan materi. Ini harus diketahui oleh WP, terlepas mereka percaya atau tidak.

Akhirnya saya mengirimkan email dan saya ungkapkan semuanya apa adanya. Diluar dugaan saya, email saya dijawab dengan meminta saya untuk meromove iklan tersebut dan blog saya dikembalikan seperti semula.

Tak ada kata yang wajib saya sampaikan kepada WP selain ungkapan terima kasih yang tulus dan ikhlas. Meskipun akhir-akhir ini saya tidak begitu aktif lagi mengupdate blog saya, tetapi masih tetap saya perlukan sampai kapanpun.

Thank you very much WordPress.