Sertifikasi Guru yang Merugikan

Posted: 19/06/2009 in My Folder

Pendidikan Sebuah Pengabdian

Pendidikan Sebuah Pengabdian

Sebagai salah satu guru yang sudah hampir 18 tahun mengajar, baru tahun 2008 tadi diuji untuk mendapatkan hak sertifikasi — padahal kawan-kawan yang baru dua tiga tahun pengalaman mengajar sudah lulus di tahun 2007.

Bagaimanapun saya harus menahan hati, karena pengalaman salama ini protes sana-sini tidak banyak membuahkan hasil, alih-alih kita bisa masuk ke permasalahan yang lebih rumit. Namun, yang satu ini sungguh-sungguh keterlaluan.

Sebagai PNS guru di Depag Kota Palangkaraya yang mengajar Mapel Umum, kami mengikuti/menyerahkan fortopolio ke Unpar (Universitas Palangkaraya), sedangkan teman-teman yang mengjajar Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) menyerahkan fortopolio ke IAIN Antasari Banjarmasin. Alhasil, setelah pengumuman kelulusan, kawan-kawan yang mengikut ke Unpar tertulis di sertifikat kelulusan bulan Januari 2009, sedangkan yang mengikut ke IAIN Antasari Banjarmasin tertulis bulan Desember 2008.

Gara-gara beda penulisan tanggal/bulan/tahun di sertfikat berakibat fatal. Yang tertulis bulan Januari 2009 baru bisa menerima tunjangan sertifikasi di tahun 2010, dan teman-teman yang mengikut di IAIN Antasari (tertulis Desember 2008) akan menerima tunjangannya TMT Januari 2009.

SUNGGUH TIDAK MASUK AKAL DAN SANGAT MERUGIKAN

Komentar
  1. Abdurrahman mengatakan:

    nasib, ujian, cobaan, takdir atau apa ada kata yang lebih tepat, bingung dibuatnya. nasib kita sama pak!!!
    Kalau kita telusuri satu demi satu alur ketidak adilan ini, banyak hal yang memungkinkan mereka yg “BELUM BERHAK” itu “LOLOS” masuk sertifikasi guru, di antaranya :
    1. Database guru (PNS/Honorer) yg tdk jelas; (contoh: Saya punya teman yg satu jurusan pd fak. tarbiyah, saya jadi guru th. 1997 s/d skrg, dia lulus kuliah th 1999 (sebelumnya tdk pernah sbg guru honor) lalu pada tahun 2000 dia sbg guru honorer s/d 2006 dan diangkat jd PNS. 2009 di mendapatkan dana sertifikasi dari Januari 2007 (…..juta)
    Ngga usah dihitunglah berapa jumlah kecemburuan sosial ini.
    2. Pegawai struktural yg dibebani pekerjaan untuk administrasi/urusan sertifikasi di kantor diknas/depag juga hanya bisa melongo…waah… melihat angka yang diterima oleh para guru yang dpt sertifikasi dari Januari s/d Juni 2009.
    Sehingga saya berfikir “SUDAH…. SUDAHLAH……NGGA ADA WAKTU……(RADJA) UTK MIKIRIN SERTIFIKASI”

    • Emha Irsani mengatakan:

      Kita memang di posisi yang tidak menguntungkan. Protes…? Hasilnya malah tambah parah. Didiamkan…? Parah juga. Jadi benar saja “SUDAH…. SUDAHLAH……NGGA ADA WAKTU……

  2. centrareload mengatakan:

    Kayaknya sertifikasi guru kuat muatannya ke arah politis daripada akademis, edukatis, maupun agamis. jadinya malah gak etis!

    • Emha Irsani mengatakan:

      kalau politis spertinya belum kelihatan, namun dikarenakan faktor ambil untung dan kekerabatan, jelas banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s